7.04.2013

See You Again, Mr B...

See You Again Mr. B

saya kurang tahu usia sebenarnya dari pria ini, setengah tua memang. Terlihat dari beberapa helai rambut putihnya, yang terkadang sering mencuat keluar dari tatanan. Kumisnya juga sedikit memutih. Ahhh mungkin sekitar 45tahunan.

Badannya besar, bukan atletis, tepatnya berbadan besar yang tak berbentuk, tidak juga gemuk. Posturnya lumayan tinggi. Mr B selalu memakai pakaian dan celana yang kedodoran. Bayangkan botol air mineral ukurang tanggung dapat masuk ke dalam kantor celananya hingga tidak terlihat, bahkan bagian tutup botolnya saja tidak.

Dalam setiap aktifitasnya, baik berjalan maupun duduk. Mr B selalu terkesan bungkuk, tidak tegap.
Sempat saya godai “ayo tegak!” cuma bertahan beberapa detik, lalu ngleyot lagi, bungkuk lagi.

Sempat juga saya infokan ke teman teman lain, jika dilihat secara seksama, Mr B ini sungguh menggemaskan. Posturnya tinggi besar, celana kedodoran, jalan agak bungkuk, perut agak buncit sedikit. “kok mirip kungfu panda ya?” semua tertawa terbahak.

Awalnya saya cukup dekat dengan Mr. B, dia baik, mau mengajari saya soal membaca price list, (maklum kantor baru). Tapi kelamaan, saya sadar, ada magnet yang membuat saya harus menarik diri dari Mr. B ini. Maaf, bau mulut.

Teman teman baru yang lain juga mengiyakan. Disodori permen ga mempan, “saya ga suka permen” jawabnya. Ada juga yang terang terangan menyampaikan bahwa dia bau mulut, “sori yaa tapi istriku bilang ga bau kok”

MATIKKKK !!!!

Dua hari lalu,, dia nyamperin saya ke meja
“aku pergi dulu ya” lha ngapain mau makan siang kok pamit saya dulu, batinku
“aku resign” lanjutnya.
Menyerahlah dia setelah banyak orang yang menunjukkan sikap ketidaksukaan pada Mr. B termasuk si bos.

Jadi agak sedih, kehilangan teman lucu. Saya jadi ingat, pernah suatu kali Mr. B berlagak mau silat, menirukan jetli dengan gaya mabok. Kontan, semua orang satu ruangan tertawa. Apakah ia sadar bahwa sebetulnya ia hanya mempermalukan dirinya sendiri?
“gak papa saya malu, pkoknya mereka senang liat saya, saya juga jadi senang”

pemikiran polos, dia cuma pengen menyenangkan orang lain.
Sukses ya Mr. B,,,,see youuuuu...


0 comments:

Post a Comment