pagi ini cukup hangat,
sinar matahari menembus sela sela jendela angkot yang terbuka,
dan suasana angkot menjadi lebih hangat lagi, ketika ada percakapan antar orang orang dinas,
kringgg...kringg....
"halo"
"hah? ada sidak?"
"wadoh piye iki jek macet" (waduh gimana ini masih macet)
"wes absen'no ae, tanda tanganku karek huruf J melungker trus titik dukure"
(sudah absenkan saja, tanda tanganku tinggal tulis huruf J melingkar dengan titik di atasnya"
"sidak dari pusat to bu?" kata ibu dinas dari kursi pojok
"ndak tau itu katanya ngecek absensi soalnya bsk mau long wik end (long weekend)"
serentak yang lain mengeluarkan HP masing, telpon semua, dengan nada sama, dengan perintah yg sama, yaitu absenkan saja...
sebelum telepon mengenai sidak itu muncul, ibu gendut sebelah kiri saya ini cerita...
"kemaren aku keluar jam 3, sampe rumah iso jam 6 gara gara macet iku lho"
"lha saya jam2 wes metu bu, tapi mampir mangan disek nang cito"
(ya saya jam 2 sudah keluar bu, tapi mampir makan dulu di CITO"
nah, inikah orang dinas jaman sekarang?
masih minta Indonesia jadi maju?
1.29.2014
1.06.2014
Doa untuk Dua
seperti alis, salah satunya diciptakan lebih bagus dan rapi, tidak terlalu naik atau turun, tidak terlalu lebat juga
seperti mata, salah satu bola matanya lebih besar, kelopak matanya tidak dobel sehingga mudah untuk dirias
seperti telinga, kau akan lebih suka mendengar suara melalui ponsel di salah satu bagiannya saja, kiri atau kanan
seperti tangan, tangan kanan akan merasa lebih pegal, ia menanggun lebih banyak pekerjaan dibanding tangan kiri
seperti kaki, saat upacara hari senin berlangsung kau akan lebih memilih menopang badanku dengan dominan kaki kiri atau kanan, tidak berdiri tegak di kedua kakimu
dua itu ada yang kalah, ada yang menang
dua itu ada yang lebih , ada yang kurang
dua itu ada yang atas, ada yang bawah
dua itu ada yang tersayang, ada yang terbuang
dua itu jahat...
Tuhan, jika suatu saat Aku menjadi seorang istri dari seseorang yang aku cintai, menjadi seorang ibu dari anak anak yang aku sayangi, jadikanlah semuanya satu, menyatu, tidak ada lagi dua, hanya ada satu, tidak terbagi...
12.27.2013
Dua itu jahat...
saya tahu betul dan hanya sekedar tahu, bukan mengerti
saya tahu dan bukan mengerti, apalagi ikut merasakan
saya tahu bahwa dua itu jahat
ketika dua sperma berlari bersama, dan hanya satu pemenang berada dalam garis finish sel telur, satu itu yang menang, yang satunya mati sia sia
ketika setiap pagi ada dua gelas kopi susu hangat tersaji di atas meja kerjamu, hanya satu yang kamu habiskan hingga tepi gelas berbekas lembutnya bibir yang menenggak kopi susu itu
ketika sang adik selalu berada dalam hangatnya pangkuan ibunda tersayang, berada dalam setiap penjagaan, berada dalam hitungan budget gaji sang Ayah
ketika sang adik diberi dada ayam dan kamu diberi leher ayam
ketika sang adik diberi sekolah tinggi dan kamu hanya disuruh bekerja
ketika sang adik mendapat apa yang ia mau dengan merengek dan kamu mendapat dengan bekerja keras, dengan tidak meminta orang tua, bukan karena malas merengek tapi karena prioritas segal hal nya adalah adikmu
tapi kini saya tidak sekedar tahu, dan saya lebih dari mengerti
saya mengerti mengapa saya harus belajar mandi sendiri dengan air dingin
saya mengerti mengapa saya harus mencari kerja segera ketika teman2 lain masih sibuk dengan skripsinya
saya mengerti mengapa setiap pagi yang ada hanya segelas air putih bukan susu
saya mengerti mengapa saya mendapat kasur lama yang sudah amblas spon nya
saya mengerti mengapa saya mendapat komputer lawas yang senantiasa lemot, bukan laptop jutaan
saya mengerti mengapa saya mendapat nasi kemarin bukan baru
saya mengerti mengapa saya terlahir pertama, bukan kedua, menjadi kakak dan bukan adik, menjadi tuntutan orang tua yang harus bekerja sendiri...
dan saya masih belajar mengerti bahwa Tuhan selalu sayang mereka yang mau berusaha,
saya tahu dan bukan mengerti, apalagi ikut merasakan
saya tahu bahwa dua itu jahat
ketika dua sperma berlari bersama, dan hanya satu pemenang berada dalam garis finish sel telur, satu itu yang menang, yang satunya mati sia sia
ketika setiap pagi ada dua gelas kopi susu hangat tersaji di atas meja kerjamu, hanya satu yang kamu habiskan hingga tepi gelas berbekas lembutnya bibir yang menenggak kopi susu itu
ketika sang adik selalu berada dalam hangatnya pangkuan ibunda tersayang, berada dalam setiap penjagaan, berada dalam hitungan budget gaji sang Ayah
ketika sang adik diberi dada ayam dan kamu diberi leher ayam
ketika sang adik diberi sekolah tinggi dan kamu hanya disuruh bekerja
ketika sang adik mendapat apa yang ia mau dengan merengek dan kamu mendapat dengan bekerja keras, dengan tidak meminta orang tua, bukan karena malas merengek tapi karena prioritas segal hal nya adalah adikmu
tapi kini saya tidak sekedar tahu, dan saya lebih dari mengerti
saya mengerti mengapa saya harus belajar mandi sendiri dengan air dingin
saya mengerti mengapa saya harus mencari kerja segera ketika teman2 lain masih sibuk dengan skripsinya
saya mengerti mengapa setiap pagi yang ada hanya segelas air putih bukan susu
saya mengerti mengapa saya mendapat kasur lama yang sudah amblas spon nya
saya mengerti mengapa saya mendapat komputer lawas yang senantiasa lemot, bukan laptop jutaan
saya mengerti mengapa saya mendapat nasi kemarin bukan baru
saya mengerti mengapa saya terlahir pertama, bukan kedua, menjadi kakak dan bukan adik, menjadi tuntutan orang tua yang harus bekerja sendiri...
dan saya masih belajar mengerti bahwa Tuhan selalu sayang mereka yang mau berusaha,
12.11.2013
Adanya di sekitar kita
jangan salahkan para pejalan kaki yang berjalan di luar trotoar (garis kuning), salah siapa ada spanduk besar begitu menghalangi jalan trotoarnya???
yang ini malah di halangi pot tanaman besar, trotoar juga hampir tak terlihat karena ada banner partai sebesar gambreng di ujung jalannya...
kalo ada motor di bawah jalan, ada motor di atas trotoar, banyak pedagang kaki lima, terus pejalan kaki harus terbang gitu?
kalo foto tadi motor, sekarang ada mobil di bawah jalan, pejalan kaki jadinya terbang donk?
yang parkir mobil sepertinya tidak lulus SD, katanya trotoar fungsinya untuk para pejalan kaki, bukan untuk parkir mobil, kasian sekali orang itu, ga lulus SD bisa bawa mobil...
sekarang tren nya bukan tanam seribu pohon, tapi pasang seribu baliho-spanduk-banner...
coba perhatikan, pohonnya sampe ga keliatan...
entah dari mana tempat karaoke ini mendapat ijin berdiri, bukan masalah tempat karaoke atau pengunjung (walopun pengunjungnya juga untuk adegan mesum), tapi lokasi berdirinya di dalam komplek perumahan
yang ini malah lebih lucu, BADAN NARKOTIKA NASIONAL malah berdiri kokoh di depan rumah, ya kok bisa masuk komplek perumahan...
12.10.2013
Kurang tapi Tercukupi
mari kita lihat dengan jeli foto di atas
dia tidak mengenakan kemeja lengan panjang, tidak berdasi, tidak bersepatu formal
tangannya tidak pernah bersih, selalu bau bensin...
Pria tua berusia 79 tahun ini tidak pernah bekerja di bawah lampu terang ataupun di atas meja kerja,
jangan Anda tanyakan soal jam kerjanya, dia bekerja hampir 24 jam, tidak ada uang lembur, jangankan uang lembur, gaji pokok yang ia terima setiap bulannya masih jauh di bawah UMR...
tidak ada bolpen, agenda, apalagi laptop, "pake henpon aja saya ndak bisa kok" katanya
Coba bandingkan dengan Anda sekarang,
Baju rapih, bau wangi parfum,
Celana terlipat rapih abis setrika,
Sepatu mengkilap kena semir,
Tangan bersih, berhiaskan jam tangan mahal, berpegang bolpen,
tangan mahal itu bertumpu pada meja kerja yang selalu dilap bersih setiap pagi, yang selalu disuguhi panganan nikmat setiap jam makan siang,
tapi mengapa masih ada yang mengomel soal jam lembur?
mengapa masih ada yang mengomel soal kerjaan yang tak urung selesai?
Semoga dari cerita ini Anda dapat mengetahui, siapakah yang lebih bersyukur atas pekerjaannya?
11.21.2013
Teman itu (Part II)
ada yang dalam program penggemukan badan, semuanya di makan, sudah ga peduli kalo dibilang rakus
ada yang rela lapar demi berhasilnya cita cita menjadi kurus, sampe maag kambuh ga dianggap
ada yang bingung beli sampo apa yang cepet manjangin rambut
ada yang tiba2 berambut pendek karena bosen di cepol terus
ada yang melanjutkan studi, menghabiskan banyak uang demi gelar dalam ijazah, supaya bisa dipigura dan dipajang di tembok rumah
ada yang sibuk menambah jumlah saldo dalam tabungannya, pokoknya kerja, kerja apapun dah...
ada yang pengen dikenalkan teman lawan jenis sampe ngotot karena yang dikenalkan ga mau
ada yang sedih karena baru saja putus sampe ngabisin tissue satu box
ada yang lagi happy karena baru punya pacar baru sampe dipamerin di status "in relationship"
ada yang sibuk cari vendor wedding, membandingkan mana harga yang lebih murah
ada yang sibuk urus surat ini itu, dan mengeluh betapa susahnya urus perceraian itu
ada yang duduk adem di kantor, ngerjain file yang sudah setumpuk di meja
ada yang keringetan lagi bersih bersih rumah, nyapu, ngepel, nyuci, setrika
ada yang update status "abis masak nih, tinggal nunggu suami pulang"
ada yang updates status dengan emo warna merah bergigi rapat "tiap hari kok rapat melulu"
ada yang lihat2 iklan koran, mau beli HP baru yang mana, harga berapa
ada yang lihat2 iklan koran tiap jumat, ada diskon susu bayi di supermarket mana
Apa kabar semua teman temanku???
Apa kabar semua teman temanmu???
ada yang rela lapar demi berhasilnya cita cita menjadi kurus, sampe maag kambuh ga dianggap
ada yang bingung beli sampo apa yang cepet manjangin rambut
ada yang tiba2 berambut pendek karena bosen di cepol terus
ada yang melanjutkan studi, menghabiskan banyak uang demi gelar dalam ijazah, supaya bisa dipigura dan dipajang di tembok rumah
ada yang sibuk menambah jumlah saldo dalam tabungannya, pokoknya kerja, kerja apapun dah...
ada yang pengen dikenalkan teman lawan jenis sampe ngotot karena yang dikenalkan ga mau
ada yang sedih karena baru saja putus sampe ngabisin tissue satu box
ada yang lagi happy karena baru punya pacar baru sampe dipamerin di status "in relationship"
ada yang sibuk cari vendor wedding, membandingkan mana harga yang lebih murah
ada yang sibuk urus surat ini itu, dan mengeluh betapa susahnya urus perceraian itu
ada yang duduk adem di kantor, ngerjain file yang sudah setumpuk di meja
ada yang keringetan lagi bersih bersih rumah, nyapu, ngepel, nyuci, setrika
ada yang update status "abis masak nih, tinggal nunggu suami pulang"
ada yang updates status dengan emo warna merah bergigi rapat "tiap hari kok rapat melulu"
ada yang lihat2 iklan koran, mau beli HP baru yang mana, harga berapa
ada yang lihat2 iklan koran tiap jumat, ada diskon susu bayi di supermarket mana
Apa kabar semua teman temanku???
Apa kabar semua teman temanmu???
KEMBALIKAN WAKTU...
seorang gadis kecil tidak butuh boneka barbie
seorang lelaki kecil tidak butuh Xbox 2
yang keduanya butuhkan cuma kedua orang tua yang bisa mereka sapa, mereka ajak bermain, yang membangunkan mereka di pagi hari dan bersiap berangkat ke sekolah
seorang pelajar tidak butuh guru les, laptop, buku pelajaran mahal
yang mereka butuhkan cuma kedua orang tua yang bersedia mengajari mereka, menjawab pertanyaan mereka ketika ditanya, memberitahukan cara menghitung, dan cara membaca
seorang gadis tidak butuh seikat besar bunga mawar, transferan uang banyak ke rekening mereka, cincin berlian, ataupun mobil mewah
yang mereka butuhkan cuma seorang lelaki yang dapat mendampingi, ada saat dibutuhkan, yang mau memberikan waktunya walau untuk pergi nonton dan makan malam berdua
semuanya yang dibutuhkan hanyalah masalah WAKTU...
kalaupun Anda sekarang sedang sibuk bekerja, mencari uang, demi anak di masa depan, demi sang kekasih, tapi sadarkah Anda, uang yang Anda miliki sekarang, sebanyak apapun itu tidak akan bisa membayar waktu yang sudah terlewati...
Anda akan sadari itu ketika anak anak Anda sudah tumbuh dewasa, tidak ada di sisi Anda karena mereka sibuk dengan acara sekolah, sibuk dengan pacara barunya...
Anda akan sadari itu ketika kekasih Anda pergi dengan pria lain...
Subscribe to:
Posts (Atom)