3.04.2013

untuk apa bekerja?

Beberapa tahun menyandang predikat  ‘pegawai swasta’, di antaranya banyaknya orang yang saling menyikut-mencari muka demi sebuah jabatan, sempat terbersit dalam pikiran  “jika saja kita bekerja tanpa peduli berapa banyak uang yang akan dihasilkan atau setinggi apa jabatan yang bisa diraih, mungkin bekerja itu akan lebih membahagiakan-menyenangkan-dan menenangkan”

Tanpa beban harus berpikir apakah pulang lebih dari jam kantor lalu tidak dihitung lembur
Tanpa gosip membandingkan gaji antara rekan kerja yang satu dengan yang lain
Tanpa rasa iri, tanpa rasa cemas, mengapa gaji dia lebih besar?
Tanpa dag dig dug menanti pagi hari saat tanggal gajian, ambil HP, transaksi info saldo via Mobile Banking, walau mata belum sepenuhnya ‘melek’

Ada satu teman di kantor baru saya, ketika saya tanya “kok mau kerja disini?” jawabannya simple, “untuk bayar utang” kebetulan 4 kartu kreditnya dibobol teman dekatnya sampe benar2 jebol dan sudah kabur duluan, sungguh apes,,

Ada lagi teman lainnya yang berangkat pulang kantor tanpa perlu bingung panas maupun hujan, mobil sudah disiapkan oleh orang tuanya, enak nian,,

Sempat juga saya bertanya pada diri sendiri, jika mereka para orang kaya tetap bekerja sebagai pegawai swasta, walaupun tanpa kerjapun mereka sudah ‘urip’, Pasti gajinya untuk sekedar uang jajan-uang bensin, ahhh senangnya, tidak usah bingung membagi uang gaji untuk uang kos-uang makan-uang transpot-uang pulsa-uang untuk orang  tua-uang untuk tagihan kartu kredit, Handphone-Gadget nya saja sudah lebih dari dua...

Jika memang karena uang, lalu mengapa para pengajar sekolah dasar di pedalaman yang sudah 10 tahun mengajar pun masih dianggap sebagai pegawai honorer, tidak pernah diangkap sebagai pegawai negeri, toh ya mereka senang bahagian dan ayem

Tapi jika bukan uang yang dicari, lalu apa? Beritahu saya jika Anda sudah tahu jawabannya...


Bukannya mata duitan tapi hidup memang perlu uang, bahkan untuk sekedar parkir dan buang air di tempat umum, pasti butuh uang,,,

0 comments:

Post a Comment