3.01.2013

Surabaya Kita Kita


Ketika semua kendaraan tumplek blek di Jalanan Surabaya, dari ban kecil-ban bagus-ban murah-ban bagus-roda dua-roda tiga-roda empat- sampek roda enam karena berupa truk gandeng

Ketika lampu merah menyala, semua kendaraan berlomba lomba utk saling menyerobot melewati setopan

Ketika lampu berubah hijau,semua kendaraan di bagian belakang berlomba lomba menekan klakson hingga 

kendaraan di depannya mulai jalan sambi ngomel “baru ijo uda langsung tet tet tet”

Ketika lampu hijau menyala dengan lambang orang berjalan, yang ada orang  malah lari karna takut ketabrak, padahal tuh lampu kan tidak bergambar orang lari

Ketika bemo2 dari jalah arah tengah tiba tiba langsung menepi ke kiri tanpa lampu sein

Ketika mau masuk dalam suatu lokasi, pintu keluar malah dibuat pintu masuk, pintu masuk malah di buat pintu keluar
Ketika jalan di trotoar yang harusnya aman,malah di buat jalanan motor...

Ketika jalan di trotoar malah terganggu ama penjual kaki lima, terpaksa jalan di tepi jalan raya, lha terus nanti keserempet piye??

Ketika jalanan macet bukan karena bertambahnya volume jumlah kendaraan, tapi karena nonton “eh eh di depan ada yang tabrakan, motor diserempet mobil dari samping tuh, kasian sampek ga bisa bangun orangnya’

Ketika jalanan macet bukan karena bertambahnya volume jumlah kendaraan, tapi karena pedagang yang  ‘buka 
counter’ di samping  jalan raya, jalan jadi tambak ‘sesek’

Oh indahnya Surabayaku...
Bagaimana dengan Surabayamu?

0 comments:

Post a Comment