3.29.2013

Kebiasaan itu bernilai buruk

Ternyata semua hal yang “terbiasa” itu tidak bagus

Ketika ada banyak hal yang ternyata tidak lebih baik dari yang kita terima sebelumnya

Saya jadi malu ketika bersorak pada teman2 kantor lama bahwa ada hal apa saja yang bisa saya terima di kantor baru yang terdengar WAH bagi mereka yang notabene pegawai kontrak putus, tentunya yang tidak mereka terima di kantor itu

Seperti anak kecil yang doyannya makan cokelat, karna tau coklat itu enak ya terima saja, tidak peduli coklat itu beracun atau sudah kadaluarsa sekalipun

Saya mohon maaf jika ada pihak pihak yang tersinggung atau tidak enak hati setelah membaca posting saya kali ini, saya hanya ingin meluapkan isi hati dalam tulisan

Terbiasa dengan teman 1 tim CS sebanyak 28 orang,
Terbiasa dengan toilet dengan semprotan air (entah apalah namanya),

Terbiasa tarik antrian sebanyak mungkin untuk mendapat reward akhir bulan,

Terbiasa makan dalam waktu 45 menit-1 jam tanpa diobrak abrik ketik ada nasabah,

Terbiasa siap di depan counter pukul 07.15 wib,

Lalu terbiasa sarapan di atas meja counter, berdandan di meja counter, morning briefing pukul 07.45wib, dan tarik antrian pukul 
8 tet

Terbiasa dengan poloshirt-jeans-flat shoes-watches

Terbiasa lembur untuk mengejar uang lembur

Terbiasa ngobrol ngalur ngidul di sela2 jam layanan

Oh my God, I’m perfectly missing you guys...

0 comments:

Post a Comment