8.11.2013

Bahagia Itu Duduk Berdua...

Liburan telah usai
Teman2 akan membahas soal liburan kemana saat hari pertama masuk kerja lagi
Saya tidak kemana mana, tapi apa yang saya alami lebih menyegarkan
Bukan jalan jalan, bukan belanja ini itu
Hal ini dapat dilakukan siapa saja, tanpa membuang uang
Selain irit, Anda juga dapat merapatkan hubungan yang selama ini renggang
Saya hanya duduk berdua dengan Ayah, menonton film di televisi, mulai dari Ovj-habibie ainun-kungfu hustle
Disela sela iklan kami ngobrol ngalor ngidul
Mulai dari soal kerjaan, soal persiapan nikah, soal handphone terbaru, soal pengalaman Ayah saat masih muda
Duduk berdua ini lama sekali rasanya tidak pernah saya lakukan sejak kuliah, ngekos, dan mengenal lelaki sebagai pacar
Terakhir saya lakukan mungkin SMP dengan kondisi berbeda, saat Ayah mengomentari bahwa Saya tidak boleh pacaran dulu sebelum lulus sekolah, soal tidak boleh tindik telinga, soal naek sepeda motor yang ngebut
Saking lamanya, saya sampai lupa rasanya,
Ternyata tidak setegang saat duduk berdua dengannya dulu, kali ini terasa lebih menyegarkan
Seperti air jeruk dicampur es batu yang menyiram tenggorokan saat dahaga melanda di tengah teriknya siang
Dan ini lebih bahagia ketimbang harus jalan jalan liburan ke A-B-C-D dan harus membuang banyak uang
Tidak pernah saya sangka, ternyata bahagia itu sederhana, tidak muluk muluk
Dari duduk berdua ini saya jadi rela, rela memberi apapun yang beliau butuhkan, yang beliau minta, dan semoga selalu bisa saya berikan. Selagi saya dan beliau masih ada umur

“jangan pernah menentang orang tua, orang tua itu pernah muda, tapi orang muda belum pernah jadi tua, makanya orang tua tau apa baik buruknya buat orang muda”

0 comments:

Post a Comment